KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Sains, resmi meluncurkan Program Kolaboratif Riset Lingkungan Berkelanjutan (PKRLB) pada hari Selasa, 01 April 2026. Inisiatif akademik terbaru ini merupakan terobosan signifikan dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah mahasiswa serta dosen Fakultas Sains Unismuh Kendari di tingkat nasional dan internasional.
Peluncuran program ini diadakan di Gedung Rektorat Unismuh Kendari dengan menghadirkan para pemimpin institusi, dekan Fakultas Sains, ketua program studi, dosen, dan perwakilan mahasiswa aktif. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi akademisi di kawasan Sulawesi Tenggara untuk memperkuat komitmen dalam mengembangkan penelitian yang berkelanjutan dan berdampak pada penyelesaian tantangan lingkungan lokal maupun global.
Menurut informasi resmi yang diperoleh dari kantor Dekanat Fakultas Sains, Program Kolaboratif Riset Lingkungan Berkelanjutan dirancang sebagai platform inovasi akademik yang mengintegrasikan keahlian dari berbagai program studi dalam Fakultas Sains, termasuk Biologi, Kimia, Fisika, dan Program Studi Pendidikan Sains. Program ini juga membuka peluang kolaborasi dengan institusi mitra di luar universitas, baik dari sektor pemerintah, swasta, maupun organisasi lingkungan non-pemerintah.
### Latar Belakang dan Motivasi Program
Kehadiran Program Kolaboratif Riset Lingkungan Berkelanjutan tidak terlepas dari kesadaran mendalam tentang degradasi lingkungan yang terus meningkat di Kawasan Wallacea, termasuk Sulawesi Tenggara sebagai bagian integral dari biodiversity hotspot global. Unismuh Kendari sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada nilai-nilai pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan, merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata melalui penelitian berkualitas tinggi.
Selain itu, program ini lahir dari evaluasi kritis terhadap produktivitas penelitian Fakultas Sains dalam lima tahun terakhir. Data menunjukkan bahwa publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa masih terkonsentrasi pada jurnal lokal dan nasional, dengan penetrasi ke jurnal internasional terindeks Scopus masih sangat terbatas. Fenomena ini mendorong pimpinan Fakultas Sains untuk merancang strategi komprehensif yang mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi internasional.
Dengan mempertimbangkan potensi sumber daya alam, keragaman hayati, serta tantangan sosial-lingkungan di Sulawesi Tenggara, Fakultas Sains melihat peluang emas untuk mengembangkan riset yang tidak hanya akademis tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
### Struktur dan Mekanisme Program
Program Kolaboratif Riset Lingkungan Berkelanjutan dirancang dengan struktur yang fleksibel namun terukur. Secara administratif, program ini dipimpin oleh seorang koordinator yang dipilih dari kalangan senior dosen Fakultas Sains. Koordinator akan bekerja sama dengan tim pengelola terdiri dari perwakilan setiap program studi, serta didukung oleh pusat administrasi penelitian yang khusus dibentuk untuk keperluan ini.
Mekanisme operasional program mencakup beberapa pilar utama. Pertama, pembentukan kelompok riset tematik yang fokus pada topik-topik spesifik seperti ekologi laut, konservasi terumbu karang, pengelolaan sumber daya air, pencemaran tanah, dan energi terbarukan. Setiap kelompok riset akan terdiri dari dosen pembimbing, mahasiswa jenjang sarjana, magister, dan doktor.
Kedua, program ini menyediakan dana penelitian internal yang bersumber dari anggaran Fakultas Sains dan Universitas. Mahasiswa yang terlibat dalam riset akan mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya penelitian lapangan, akses ke laboratorium, dan kesempatan menghadiri seminar internasional. Dosen pembimbing juga akan mendapatkan insentif untuk menunjang penelitian mereka.
Ketiga, program ini memfasilitasi kerjasama dengan universitas mitra internasional melalui networking yang sudah dibangun oleh Unismuh Kendari. Para peneliti dari Fakultas Sains didorong untuk melakukan penelitian bersama (joint research) dengan akademisi dari institusi mitra di Malaysia, Singapura, Filipina, dan Australia yang memiliki minat serupa dalam isu-isu lingkungan Asia Tenggara.
### Visi Jangka Panjang dan Target Pencapaian
Dekan Fakultas Sains Unismuh Kendari, Dr. Ir. Agus Sumarno, M.Sc., dalam sambutannya saat peluncuran program menyatakan komitmen mendalam terhadap visi jangka panjang. “Program ini bukan sekadar inisiatif sesaat, melainkan komitmen kami untuk mentransformasi Fakultas Sains Unismuh Kendari menjadi pusat penelitian unggulan di kawasan Timur Indonesia,” ujar Dr. Agus Sumarno dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, dekan menambahkan, “Dalam dua tahun ke depan, kami menargetkan minimal 25 publikasi ilmiah dari penelitian-penelitian yang dilakukan melalui program ini di jurnal internasional terindeks Scopus. Kami juga berharap dapat menghasilkan minimal tiga paten atau hak cipta yang dapat dikomersialkan untuk kepentingan masyarakat lokal.”
Target pencapaian program ini dirancang secara bertahap dan terukur. Pada tahun pertama implementasi (2026), fokus utama adalah konsolidasi tim riset, persiapan proposal penelitian, dan penjaringan kerjasama mitra. Unismuh Kendari menargetkan pembentukan minimal 8 kelompok riset tematik dengan total anggaran penelitian sebesar 3,5 miliar rupiah.
Pada tahun kedua (2027), diharapkan sudah ada publikasi pertama di jurnal internasional, peningkatan aktivitas penelitian lapangan, dan penyelenggaraan seminar/workshop internasional yang melibatkan peneliti tamu dari luar negeri. Selain itu, program ini juga akan membuka peluang bagi mahasiswa untuk melakukan studi lanjut (Master’s dan PhD) di universitas mitra dengan biaya yang ditanggung oleh institusi.
Sementara itu, Ketua Program Studi Biologi Fakultas Sains, Dr. Siti Nurhaliza, M.Si., mengungkapkan antusiasme tinggi terhadap program ini. “Dari Program Studi Biologi, kami sudah mempersiapkan dua proposal penelitian mayor mengenai konservasi spesies endemik di Sulawesi Tenggara dan studi dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut. Kami percaya bahwa program kolaboratif ini akan membuka akses lebih luas untuk mendapatkan pendanaan dan visibilitas internasional,” katanya.
### Dukungan Infrastruktur dan Sumber Daya
Keberhasilan Program Kolaboratif Riset Lingkungan Berkelanjutan tentunya bergantung pada dukungan infrastruktur dan sumber daya yang memadai. Dalam hal ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah melakukan investasi signifikan untuk meningkatkan fasilitas penelitian di Fakultas Sains.
Pada semester ini, telah dialokasikan dana sebesar 2,8 miliar rupiah untuk pembaruan peralatan laboratorium, termasuk pengadaan liquid chromatography mass spectrometry (LC-MS), spectrometer UV-Vis generasi terbaru, dan peralatan analisis lingkungan lainnya. Selain itu, Universitas juga memfasilitasi akses ke database jurnal internasional premium seperti Science Direct, Springer, dan Taylor & Francis untuk memudahkan dosen dan mahasiswa dalam mengakses state-of-the-art research.
Dari perspektif sumber daya manusia, Fakultas Sains mengumumkan bahwa akan merekrut lima orang dosen baru dengan latar belakang Ph.D. dari universitas terkemuka internasional, khususnya yang memiliki expertise dalam bidang-bidang penelitian yang menjadi fokus program. Rekrutmen ini diyakini akan memperkaya kapabilitas riset dan memberikan mentoring yang lebih berkualitas kepada mahasiswa.
### Manfaat bagi Mahasiswa dan Pengembangan Karir
Keterlibatan mahasiswa dalam Program Kolaboratif Riset Lingkungan Berkelanjutan diharapkan memberikan multiple benefits untuk pengembangan akademik dan karir mereka. Selain kesempatan untuk terlibat dalam riset berkualitas tinggi, mahasiswa juga akan mendapatkan training khusus dalam research methodology, academic writing, dan presentation skills.
Sebagai bagian dari program, akan diadakan regular workshops dan seminars yang menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka dari institusi penelitian nasional maupun internasional. Mahasiswa juga akan memiliki kesempatan untuk mengikuti summer school atau research exchange dengan universitas mitra internasional.
Salah seorang mahasiswa Program Studi Kimia, Reuben Pratama, yang telah diterima sebagai peneliti dalam kelompok riset tematik “Pencemaran Tanah dan Remediasi Lingkungan”, mengekspresikan kegembiraan atas peluang ini. “Saya sangat excited dengan program ini karena saya akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan penelitian di lapangan yang sebenarnya, dan siapa tahu hasil riset kami bisa dipublikasikan di jurnal internasional. Ini adalah pengalaman berharga sebelum saya lulus,” ungkap Reuben dengan antusias.
### Dampak Lebih Luas pada Pengembangan Akademik
Peluncuran program ini juga diharapkan memiliki dampak positif yang lebih luas pada ekosistem akademik Unismuh Kendari secara keseluruhan. Pertama, program ini akan meningkatkan visibility dan reputation Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya di tingkat nasional dan internasional, melalui publikasi-publikasi berkualitas tinggi.
Kedua, hasil penelitian dari program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan publik terkait pengelolaan lingkungan di Sulawesi Tenggara. Dengan mekanisme diseminasi hasil penelitian yang kuat, temuan-temuan dari Fakultas Sains dapat menjadi evidence base bagi pengambil keputusan di pemerintah daerah dan nasional.
Ketiga, program ini dapat menjadi model yang bisa diadopsi oleh fakultas-fakultas lain di Unismuh Kendari untuk meningkatkan produktivitas penelitian mereka. Dengan demikian, secara gradual, kualitas riset di seluruh universitas akan meningkat secara konsisten.
### Tantangan dan Komitmen ke Depan
Meskipun optimisme tinggi melingkupi peluncuran program ini, pimpinan Unismuh Kendari juga realistis dalam mengidentifikasi tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unismuh Kendari, Prof. Dr. Muhammad Rais, Ph.D., dalam diskusi paska-peluncuran program, mengakui beberapa hambatan potensial.
“Tantangan utama adalah sustaining momentum penelitian dalam jangka panjang mengingat keterbatasan sumber daya finansial institusional. Namun, kami optimis dapat mengatasi ini melalui diversifikasi sumber pendanaan, termasuk dari hibah penelitian nasional (Kemenristekdikti), corporate sponsorship, dan international research grants,” jelas Prof. Muhammad Rais.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya budaya riset yang kuat di antara mahasiswa dan dosen. “Kesuksesan program ini tergantung pada komitmen seluruh stakeholder. Kami perlu membangun kultur di mana riset berkualitas tinggi adalah hal yang valued dan respected di lingkungan akademik kita,” tambahnya.
### Penutup
Program Kolaboratif Riset Lingkungan Berkelanjutan yang diluncurkan oleh Fakultas Sains Universitas Muhammadiyah Kendari pada 01 April 2026 menandai babak baru dalam sejarah pengembangan akademik institusi. Program ini bukan hanya merupakan respons terhadap kebutuhan peningkatan publikasi internasional, tetapi juga refleksi dari komitmen Unismuh Kendari terhadap triple helix approach: pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan visi yang jelas, target yang terukur, infrastruktur yang memadai, dan terutama komitmen tinggi dari seluruh stakeholder, program ini memiliki potensi besar untuk mengubah landscape penelitian di Fakultas Sains Unismuh Kendari dan memberikan kontribusi nyata pada penyelesaian isu-isu lingkungan di Sulawesi Tenggara khususnya dan Indonesia umumnya.
Pada akhirnya, kesuksesan program ini akan tergantung pada bagaimana universitas dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi riset berkualitas tinggi, serta bagaimana hasil-hasil penelitian dapat diterjemahkan menjadi solusi praktis yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan momentum positif ini, harapan dan ekspektasi terhadap Unismuh Kendari sebagai institusi riset yang credible dan visible di tingkat internasional semakin terbuka lebar.
—
Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari Dekanat Fakultas Sains, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta wawancara dengan berbagai informan kunci di Universitas Muhammadiyah Kendari. Publikasi ini merupakan dokumentasi akademik dari perkembangan terkini di institusi pendidikan tinggi Kendari.